HOME / Kebutuhan Protein / Orangtua Wajib Tau, Ini Cara Mencegah Kwashiorkor Yang Mudah

Orangtua Wajib Tau, Ini Cara Mencegah Kwashiorkor Yang Mudah

Orangtua Wajib Tau, Ini Cara Mencegah Kwashiorkor Yang Mudah
Orangtua Wajib Tau, Ini Cara Mencegah Kwashiorkor Yang Mudah (Foto: Tatiana)

Cara mencegah kwashiorkor, bisa menjadi hal yang begitu penting. Terutama, untuk para orangtua, yang masih memiliki balita. Desas desus soal penyakit kwashiorkor, alias bentuk lain dari penyakit gizi buruk. Menjadi hal yang menakutkan, dan patut dilakukan pencegahan. Kenapa begitu? Yah, karena, untuk dampak dari kwashiorkor sendiri, tidaklah ringan. Dampak terburuk, dia bisa menyebabkan kematian.

Walaupun begitu, jangan parno dulu. Karena, artikel ini akan mencoba untuk membantu. Membantu dengan cara apa? Tepat, dengan cara memberikan informasi terkait, cara mencegah kwashiorkor, jawabannya. Karena, persis sesuai dengan perumpaman. Mencegah itu akan lebih baik daripada mengobati. Dan dibawah, sudah tersedia lengkap pembahasan, pencegahan kwashiorkor itu seperti apa.

Apa Itu Kwashiorkor?

Sebelum mengetahui, bagaimana cara mencegah kwashiorkor. Akan jauh lebih baik, untuk memahami terlebih dahulu, apa itu kwashiorkor. Dan kabar baiknya, berikut poin-poin pembahasan singkatnya:

Keadaan Medis Tubuh Kekurangan Protein

Sederhananya, kwashiorkor bisa diartikan. Sebagai sebutan, untuk keadaan manusia yang kekurangan protein di tubuhnya. Untuk di Indonesia sendiri, keadaan medis ini, baru ditemukan kasusnya menyerang balita. Tetapi, tidak menutup kemungkinan, orang dewasa pun mengalami hal yang sama. Hanya saja, untuk orang dewasa. Yang jadi pemicunya, adalah gangguan makan, seperti anoreksia.

Ditandai Dengan Adanya Pembengkakan

Kenapa itu bisa terjadi? Yah, karena, salah satu fungsi protein, yang berperan untuk menstabilkan cairan yang ada didalam pembuluh darah. Kalau proteinnya kurang, jadinya pembuluh darah tidak stabil. Yang mana, ini bisa berakibat adanya perembesan cairan, yang berdampak pada pembengkakan alias edema namanya di bagian tubuh. Seperti, kaki, perut, mata kaki, bahkan, di seluruh tubuh pun bisa saja terjadi.

Ada Beragam Faktor Yang Jadi Penyebab  

Baca Juga:  Inilah Gejala, Penyebab, & Cara Mengatasi Kekurangan Protein

Kwashiorkor, bisa jadi salah satu masalah gizi yang banyak sekali faktor terjadi. Mulai dari, keadaan ekonomi skala rendah. Yang mana, ini bisa menyebabkan para orangtua, akan sulit untuk memberikan makanan tinggi protein untuk anak-anaknya, seperti, daging. Atau, masih kurangnya pengetahuan para orangtua, terkait betapa pentingnya, peran nutrisi protein untuk pertumbuhan anak-anak mereka.

Jadinya, kalau begitu, cara mencegah kwashiorkor seperti apa?

Tenang, silahkan geser kebawah. Untuk menemukan apa yang kamu inginkan. Woke?

Cara Mencegah Kwashiorkor Yang Mudah

Kabar buruk, setelah mengulik banyak informasi. Ternyata, hanya ada satu cara mencegah kwashiorkor. Yang banyak disampaikan, dan banyak juga direkomendasikan untuk dilakukan. Yaitu, dengan, mengkonsumsi makanan yang kaya protein dan kalori katanya.

Tapi, apakah sudah cukup sampai disana aja? Tentu saja, tidak jawabannya.

Khusus untuk kamu, berikut panduan untuk mencegah kwashiorkor:

Perhatikan Kebutuhan Protein

Setiap usia anak mengalami pertambahan, akan bertambah juga kebutuhan proteinnya. Untuk balita usia 0-6 bulan misalnya, kebutuhan proteinnya adalah 12 gram per hari. Untuk balita, yang usianya 7-11 bulan, kebutuhan proteinnnya bisa mencapai 18 gram per hari. Untuk balita yang usia 1-3 tahun, kebutuhan kalorinya bisa meningkat juga, menjadi 26 gram per hari. Berbeda-beda bukan?

Penuhi Juga Kebutuhan Protein

Setelah tadi, mengetahui angka kebutuhan protein. Untuk mencegah kwashiorkor terjadi, ada baiknya, para orangtua memenuhi kebutuhan protein setiap anak-anaknya. Sesuai dengan usia, dan kebutuhan masing-masing anak. Tentunya, untuk memenuhi kebutuhan protein, harus dengan memperhatikan asupan. Akan jauh lebih baik, jika anak mengkonsumsi makanan tinggi protein, seperti yang disarankan.

Makanan yang tinggi protein itu apa saja? Banyak, ada, telur, biji-bijian, kacang-kacangan, kacang polong, daging tanpa lemak, dan makanan laut. Kalau belum memungkinkan, untuk mengkonsumsi protein hewani. Bisa juga diganti, dengan protein nabati, yang berasal dari sayur-sayuran. Seperti, brokoli, bayam, jagung manis, ubi jalar, sawi, buncis, asparagus, tauge, dan kacang hijau.

Baca Juga:  Rekomendasi Jenis Sayuran Yang mengandung Protein Tinggi Yang Enak

Bagaimana, setelah membaca artikel ini sampai selesai. Apakah cara mencegah kwashiorkor, bisa menjadi lebih mudah, atau masih biasa-biasa saja?

Sumber:

https://www.honestdocs.id/kwashiorkor

https://www.alodokter.com/kwashiorkor-dan-marasmus-malnutrisi-yang-mengancam-nyawa

https://www.sehatq.com/penyakit/penyakit-kwashiorkor

https://hellosehat.com/parenting/anak-1-sampai-5-tahun/gizi-balita/kebutuhan-protein-anak-per-hari/

https://www.briliofood.net/foodpedia/11-sayuran-ini-tinggi-protein-bisa-jadi-pengganti-daging-220317v.html

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on tumblr
Share on pinterest

artikel terkait

DAPATKAN E-BOOK GRATIS

Kumpulan tips diet simpel sehari-hari

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments