HOME / Tips Diet / Makan Sehari Berapa Kali Supaya Lebih Sehat

Makan Sehari Berapa Kali Supaya Lebih Sehat

Makan Sehari Berapa Kali Supaya Lebih Sehat? Apakah 3 kali Sehari?
Makan Sehari Berapa Kali Supaya Lebih Sehat? Apakah 3 kali Sehari?

Ada banyak nasihat mengenai pola makan yang kerap beredar di masyarakat saat ini. Misalnya harus terjadwal 3 kali sehari, setiap 2-4 jam dalam satu hari, atau hindari mengonsumsi makanan setelah pukul 7 malam. Namun, makan sehari berapa kali, sih yang dianggap sehat?

Yang Penting Teratur

Anda mungkin terbiasa mendengar anjuran untuk makan 3 kali dalam sehari. Atau mungkin pernah menerima saran bahwa mengonsumsi makanan dengan porsi kecil, baik untuk tubuh. Sesungguhnya, anjuran sering makan dalam jumlah sedikit memang berkaitan dengan metabolisme tubuh.

Fenomena ini dikenal dengan efek termis. Namun, dilansir dalam Healthline, NCBI menyebutkankan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara frekuensi sering makan atau tidak. Secara harfiah, makan 3 kali dengan 800 kalori menyebabkan efek termal yang sama dengan 6 kali 400 kalori.

Ada banyak penelitian yang telah membandingkan makan sering dengan porsi kecil dengan jumlah yang lebih besar, namun jarang. Hasilnya, tidak ada perbedaan signifikan pada tingkat metabolisme maupun total lemak yang hilang pada keduanya.

Yang terpenting untuk diperhatikan adalah keteraturan. Dalam hal ini adalah mengatur waktu makan dan jam makan yang baik setiap harinya.

Berbeda Pada Setiap Orang

Pertanyaan selanjutnya adalah jika harus teratur, berapa frekuensi yang tepat untuk makan dalam sehari? Pada dasarnya, tidak ada patokan khusus untuk menentukan sehari makan berapa kali untuk diet, karena kebutuhan tiap orang berbeda.

Usia, aktivitas fisik yang dijalani, serta memiliki jadwal harian setiap individu tidak sama. Mudahnya begini, meski tidak terus-terusan makan untuk menyuplai energi, namun Anda memiliki cadangan makanan di dalam tubuh.

Namun dalam sehari semalam, seluruh organ dan sistem dalam tubuh sibuk bekerja dan tentu membutuhkan bahan bakar. Ketika tidak makan, tubuh akan secara otomatis mengambilnya dari penyimpanan tersebut.

Baca Juga:  Apakah Pisang Bagus untuk Diet? Ini yang Perlu Diketahui

Oleh sebab itu, diperlukan makan secara teratur untuk memasok energi yang diperlukan oleh tubuh Anda. Namun, menentukan jam makan 3 kali sehari, bahkan 4-5 kali, juga bergantung dari kebutuhan harian Anda.

Misalnya orang dengan pekerjaan fisik seperti atlet bisa jadi membutuhkan porsi dan frekuensi yang lebih banyak daripada pekerja biasa.

Buat Jadwal Makan Sendiri

Melansir dari Verywellfit, untuk membuat jadwal, misalnya makan 2 kali sehari berapa kalori yang harus masuk ke tubuh, cukup rumit. Sifatnya sangat individual, jadi Anda memang diharapkan untuk melakukan eksperimen sendiri dan menemukan jadwal yang paling sesuai. Ini tipsnya:

  1. Makan Saat Lapar

Buat catatan kapan Anda merasa benar-benar lapar, dan makanlah di waktu itu. Termasuk ketika Anda merasa energi mulai menurun. Dari sini Anda bisa menjadwalkan kapan tubuh membutuhkan makanan atau mengudap.

  1. Amati Gaya Hidup Anda

Dengan mencatat kapan waktu tidur, bangun, atau minum air setiap hari, Anda bisa menemukan pola kapan saja tubuh membutuhkan energi.

  1. Lakukan Bertahap Jika Ingin Mengurangi Porsi atau Frekuensi

Melakukan pengurangan jumlah maupun seringnya makan, harus dilakukan secara perlahan, supaya tubuh tidak kaget dan lemas. Mengurangi frekuensi hingga menjadi makan sehari sekali jelas tidak sehat, karena hanya akan membebani tubuh bekerja tanpa bahan bakar.

  1. Fokus Pada Apa Yang Anda Makan

Berhenti menghitung berapa kali Anda makan, namun apa saja jenisnya. Pilih makanan yang secara alami bergizi, tinggi serat, dan protein untuk menjaga asupan kalori setiap hari.

  1. Kalori Tetap Penting

Jika Anda sudah berhasil mengurangi frekuensi, namun sekalinya makan kalorinya cukup tinggi, ini jelas kurang baik bagi kesehatan.

  1. Konsultasikan Dengan Ahli Gizi

Berkonsultasilah dengan ahli gizi untuk menemukan pola makan yang sehat. Baik ketika Anda hanya ingin menjadi lebih sehat, maupun ketika ingin menaikkan atau menurunkan berat badan.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Mengetahui Kalori yang Dibutuhkan Saat Diet?

Pada akhirnya, tidak perlu khawatir jika jadwal Anda berbeda dengan yang ada di majalah atau situs tertentu. Frekuensi ideal makan sehari berapa kali itu sifatnya sangat individual, karena yang terpenting adalah kualitas kesehatan secara keseluruhan.

Sumber:

https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/berapa-kali-makan-dalam-sehari/
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/9155494/
https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1751499110000545
https://www.healthline.com/nutrition/how-many-meals-per-day#TOC_TITLE_HDR_6
https://www.healthyfood.com/advice/how-many-times-should-i-eat-each-day/
https://www.verywellfit.com/how-often-should-i-eat-3495751
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4380293/makan-sehari-3-kali-vs-2-kali-mana-yang-lebih-sehat

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on tumblr
Share on pinterest

artikel terkait

DAPATKAN E-BOOK GRATIS

Kumpulan tips diet simpel sehari-hari

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments