HOME / Berat Badan / Berat Badan Ideal Pria Yang Harus Diketahui (Sebelum Alami Obesitas)

Berat Badan Ideal Pria Yang Harus Diketahui (Sebelum Alami Obesitas)

Berat Badan Ideal Pria Yang Harus Diketahui (Sebelum Alami Obesitas)
Berat Badan Ideal Pria Yang Harus Diketahui (Sebelum Alami Obesitas) (Foto: Ketut Subiyanto)

Untuk mengetahui berat badan ideal pria, yang harus kita hitung adalah berat dan tinggi badannya. Terdapat beberapa rumus untuk menghitungnya, yang sering digunakan ialah BMI dan Brocha. Namun, perlu Anda ketahui bahwa kedua rumus tersebut tidak sepenuhnya akurat, karena faktor usia, berat tulang, dan proposi tubuh.

Pada dasarnya setiap orang ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal. Sementara itu, rutinitas dan kebutuhan hidup, kadang kala membuat orang tidak lagi memperhatikan hal ini. Ada yang terus bekerja, sampai lupa menjaga kesehatan.

Memang benar, pada akhirnya orang akan mulai menghitung berat badan ideal. Setelah mereka mulai mengalami masalah kesehatan. Mungkin Anda salah satunya, yang sedang membaca artikel ini. Tapi tenang, jika ada keinginan untuk sehat Anda belum terlambat.

Jangan merasa, Oh! ini sudah terlambat setelah melihat timbangan yang terus naik. Well, mungkin ini waktu yang tepat untuk mulai memikirkan, masa depan Anda. Bekerja itu penting, tapi kesehatan lebih penting, mana kala ada waktu mulailah untuk olahraga.

Menghitung Berat Badan Menggunakan Rumus BMI

BMI merupakan akronim dari Body Mass Index (Indeks Masa Tubuh) atau IMT. Yaitu salah satu cara untuk menghitug berat badan ideal pria. Rumusnya adalah bagi berat badan dalam satuan kilogram dan tinggi dalam satuan meter kuadrat.

Contohnya, jika Anda adalah seorang pria dengan berat badan 63 kilogram dan tinggi 165 cm. Anda harus meng-kuadratkan tinggi badan dalam meter sehingga 1,65 x 1,65 = 2,72 meter. Maka, bagi berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan yaitu 63/2,72 hasilnya 23,16 BMI.

Selanjutnya perhatikan klasifikasi BMI standar WHO maupun Asia, lihat apakah BMI Anda termasuk normal. Lihat tabelnya berat badan ideal menurut WHO berikut ini;

Baca Juga:  Tanpa Disadari, Ini 5 Kegiatan yang Bikin Gemuk
KLASIFIKASI IMT (Kg/m)
Berat Badan Kurang < 18,5
Berat Badan Normal 18,5 – 22,9
Berat Badan Lebih > 23
Pre-obes (agak gemuk) 23 – 24,9
Obes I 25 – 29,9
Obes II > 30

Tabel IMT orang Asia Dewasa, sumber WHO-WPRO 2000

Berdasarkan tabel diatas, skor BMI kita adalah 23,16 itu artinya Berat Badan Lebih. Jika sudah seperti ini, apa yang harus kita lakukan? Artinya… kita harus mulai memperhatikan pola makan kita, sekaligus pola hidup.

Menghitung Berat Badan Ideal Menggunakan Rumus Brocha

Jika, Anda belum puas dengan hasil perhitungan rumus BMI, dan ingin lebih memastikan lagi. Maka coba kita hitung bersama-sama menggunakan rumus Brocha. Perlu Anda ketahui dalam menggunakan rumus ini, terdapat sedikit perbedaan antara Pria dan Wanita.

Untuk menghitung berat badan ideal pria yaitu ( berat badan – 100 ) – ( 10% x ( tinggi badan – 100 ) ) sedikit rumit dari rumus BMI. Tapi, demi memastikan boleh kita coba untuk mengetahui, apakah berat badan kita ideal atau tidak.

Mari kita coba hitung menggunakan rumus ini, dengan data sebelumnya yaitu seorang Pria dengan tinggi 165 cm dan berat 63 kg. Maka, untuk menghitungnya kita tidak perlu merubah tinggi badan ke satuan meter.

Langsung saja, ( 165 cm – 100 ) – ( 10% x ( 165 cm – 100 ) ) = 65 – 6,5 = 58,5 kg. Maka, dari perhitungan Brocha tersebut berat badan ideal pria yang memiliki tinggi 165 cm adalah 58,5 kg. Dengan rumus ini, kita bisa tahu pasti berapa sih berat badan yang ideal untuk kita.

Namun, baik rumus BMI atau Brocha, keduanya merupakan indikator saja. Untuk lebih akuratnya Anda bisa konsultasi ke Ahli Gizi, mengenai hal ini. Karena Anda akan dipandu dengan tepat, termasuk mengetahui apa langkah selanjutnya.

Baca Juga:  5 Pilihan Makanan yang Bisa Menambah Berat Badan

Setelah Mengetahui Berat Badan Ideal Pria, Lalu Apa?

Ini bisa jadi dilema, yang kerap dihadapi oleh masyarakat kita. Oke, saya sudah tahu kalau berat badan saya tidak ideal, lalu apa? Kalau boleh saya jawab, jangan sampai setelah mendapat masalah obesitas.

Perlu Anda ketahui, orang yang termasuk obesitas sangat rentan menderita penyakit-penyakit seperti jantung, diabetes, hiper-kolesterol, dan hipertensi. Sebelum semua itu terjadi, maka kita harus segera mengubah pola makan dan pola hidup.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on tumblr
Share on pinterest

artikel terkait

DAPATKAN E-BOOK GRATIS

Kumpulan tips diet simpel sehari-hari

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments