HOME / Kebutuhan Protein / Mengulik Apakah Memang Betul Buncis Termasuk Protein Nabati?

Mengulik Apakah Memang Betul Buncis Termasuk Protein Nabati?

Mengulik Apakah Memang Betul Buncis Termasuk Protein Nabati?
Mengulik Apakah Memang Betul Buncis Termasuk Protein Nabati? (Foto: André Beltrame)

Buncis termasuk protein nabati? Kata siapa, jangan-jangan, kamu baru denger desas-desus katanya aja. Hati-hati, apa yang katanya, belum tentu juga jadi faktanya. Jadi, yuk, mulai pastikan, apakah memang betul, buncis termasuk protein nabati, dengan membaca artikel ini. Tenang aja, semua informasi yang disajikan di artikel ini, sudah diusahakan semaksimal mungkin, dari sumber-sumber yang terpercaya.

Tidak bisa langsung percaya, dan butuh bukti yang nyata? Bagus. Tanpa mengurangi rasa hormat, dengan senang hati, silahkan kamu baca artikel ini sampai selesai. Untuk jadi pembuktian, kalau buncis itu termasuk protein nabati atau bukan. Jadi yuk, tanpa perlu berlama-lama lagi, dan tanpa harus banyak basa basi, kita lanjutkan saja, ke topik yang sudah seharusnya jadi pembahasan inti artikel ini. Siap?

Apa Itu Protein Nabati?

Sebelum kamu mengetahui, kalau buncis itu termasuk ke protein nabati atau bukan. Ada baiknya, kamu memahami terlebih dahulu. Sebetulnya, protein nabati itu seperti apa dan bagaimana. Tenang aja, dibawah, sudah ada poin-poin penjelasan lengkapnya. Jadi, tolong dibaca, semuanya secara teliti, oke?

Protein Yang Berasal dari Tumbuhan

Sederhananya, protein nabati adalah sebutan, untuk kandungan protein yang berasal dari tumbuhan. Berbeda, dengan protein hewani, yang kandungan proteinnya itu berasal dari hewan. Tumbuhan yang bisa dijadikan sumber protein juga, ada banyak jenisnya. Mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan. Tahu dan tempe juga, hingga, biji chia, termasuk juga ke kelompok protein nabati.

Penuhi Kebutuhan Protein Untuk Vegetarian

Pernah mendengar istilah vegetarian? Iyah, orang yang tidak mengkonsumsi daging-daging itu.Yang mana, vegetarian ini, semua kebutuhan nutrisinya itu harus berasal dari tumbuhan. Dan, untuk memenuhi kebutuhan protein, yang biasanya didapatkan dari daging hewan. Untuk seorang vegetarian, biasanya, mengkonsumsi protein nabati, jadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan proteinnya sehari-hari.

Baca Juga:  8 Nutrisi Ibu Menyusui untuk Kesehatan Moms dan Bayi

Punya Banyak Manfaat Untuk Kesehatan

Walaupun terdengar agak menyeramkan, dan membosankan. Mengkonsumsi protein nabati, ternyata punya nilai lebih tersendiri. Mulai dari, bisa menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan resiko diabetes, bisa menurunkan tekanan darah juga. Bahkan, dengan hanya mengkonsumsi protein nabati, kamu bisa memiliki angka berat badan yang stabil. Yah, resiko kenaikan berat badan, kecil kemungkinan.

Nah, bagaimana, setelah membaca tiga poin diatas. Kira-kira, kamu sudah bisa menebak belum, buncis termasuk protein nabati atau bukan? Kalau kamu menjawab iyah, selamat, kamu hebat. Sudah bisa memahami, topik pembahasan artikel ini. Tapi, tunggu dulu, apakah cukup sampai disana aja? Tentu saja, tidak. Kamu bisa lebih memahami, tentang protein nabati buncis, cukup menggeser artikel ini.

Jadi, untuk kamu, yang ingin punya tambahan wawasan dan pengetahuan. Menggeser artikel ini ke arah bawah, jadi hal yang sangat disarankan.

Buncis Termasuk Protein Nabati?

Sudah jelas, jawabannya iyah. Orang buncis salah satu sayuran, yang punya kandungan protein. Yah, jadinya, termasuk ke protein nabati. Betul? Tapi, jangan salah, walaupun bentuknya kecil dan tidak terlalu tebal. Dalam 100 gram buncis, bisa terdapat sekitar 24 gram protein. Ada juga, kandungan kalsium, karbohidrat, serat, air, vitamin c, fosfor, zat besi, seng, karoten, yang jadi tambahannya.  

Manfaat dari buncis? Ada banyak juga. Mulai dari, bisa digunakan untuk menjaga kesehatan jantung. Bisa digunakan, untuk meningkatkan kesuburan wanita juga. Meredakan depresi, menjaga kesehatan janin, menjaga kesehatan sistem pencernaan. Bahkan, buncis juga, bisa digunakan untuk menurunkan berat badan. Super duper lengkap sekali bukan, manfaat dari sayuran langsing hijau yang satu ini?

Oh iyah, hampir aja kelupaan. Kenapa buncis bisa digunakan untuk menurunkan berat badan? Karena, ternyata, buncis jadi salah satu jenis sayuran, yang rendah kalori. Yah, jadinya, aman untuk dijadikan hidangan, para pejuang angka timbangan. Apakah kamu tertarik, menjadikan buncis jadi menu diet?

Baca Juga:  Rekomendasi Jenis Sayuran Yang mengandung Protein Tinggi Yang Enak

Setelah kamu membaca artikel ini sampai habis. Jadi penasaran, pemahaman kamu tentang topik, buncis termasuk protein nabati, kira-kira, sudah ada kenaikan berapa tingkat nih?

Sumber:

https://www.alodokter.com/mudahnya-mendapatkan-protein-nabati-dari-makanan-ini#:~:text=Protein%20nabati%20merupakan%20jenis%20protein,hewani%2C%20seperti%20daging%20maupun%20ikan.

https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-buncis-untuk-kesehatan/

artikel terkait

DAPATKAN E-BOOK INI

Kumpulan tips diet simpel sehari-hari

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments